Ketika bumi ada tak tau seberapa jauh kita melangkah ,
tak tau
telah banyak berbuat apa,
tak tau kita ada untuk apa ,
begitu banyak hal yang
tidak kita tau ,
apa kah dengan tidak tau kita beruntung atau kah rugi?.
Berfikir kembali
yang telah menciptakan kita ,
memberi kita akal memberi kita panca indera,
bisa
kita cari tau
bisa kita memahami
bisa kita menggunakkannya
bahkan untuk
menghibur diri,
bertanya kembali kepalaku tentang adanya malas
yang menahan
kita untuk mengerjakan semua
yang ada di angan dan pikiran kita ,
bahwa semua
hayalan yang kita hayalkan
hanya bisa menjadi angan belaka
kenapa tak ku
kerjakan ,
kenapa tak ku lakukan
setiap detail rencana yang kita hayalkan
hati
menjawab malas ,
hati berkata nyaman
duduk sambil berhayal dan memikirkan
banyak hal
tapi kita
rugi akan tidak mendapatkan apa yang kita hayalkan
rugi
akan bahwa san itu hanya di pikiran kita saja
sehingga esok saya merasa kecewa
dan menyesal
hingga terus dan terus itu berulang
penyesalan yang datang di awal ada di hayalan kita
meski tau tp kita rugi
andai saya tidak tau apakah bisa di
sebut beruntung?
Mungkin iya
kita tau saja rugi apalagi tidak
berfikir begitu
kejam kah dunia ini
terfikir lagi kejam yang kita dapat
itu berasal dari sesuatu
yang kita perbuat
bahkan perbuatan yang kita tidak tau akan konsekuensinya
rugikah kita jika tidak tau ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar